Thursday, 3 July 2008

Awano Out

Martin dan Awano Dipulangkan
SEMARANG- PSIS resmi merekrut Didik Darmadi. Mantan pemain Persedikab Kabupaten Kediri yang direkomendasikan pelatih Edy Paryono itu telah sepakat dengan tawaran manajemen. Dia langsung menandatangani kontrak dengan manajemen.Nasib baik Didik ternyata tidak diikuti dua pemain asing pelamar, yaitu Martin Sarandon (Argentina) dan Awano (Kamerun). Mereka tidak lolos seleksi sehingga dipulangkan. Sebagai gantinya, rencananya hari ini pasukan ”Mahesa Jenar” akan kedatangan pelamar yang berposisi sebagai gelandang bertahan.”Negosiasi dengan Didik sebetulnya sudah dilakukan sebelum dia datang ke Semarang untuk mengikuti seleksi di PSIS. Begitu pelatih merekomendasikannya, dia langsung tanda tangan kontrak,” terang Manajer Tim Senior Setyo Agung Nugroho, kemarim.Dengan bertambahnya pemain yang dikontrak, Agung berharap kelemahan di sektor sayap kanan bisa teratasi. Meski bertubuh kecil, kemampuan personel baru itu tidak bisa dipandang sebelah mata. Dia punya kecepatan, umpan crossing matang, serta naluri golnya cukup tinggi. Dua pemain asing pelamar, Martin dan Awano, sebetulnya juga punya kualitas relatif bagus. Mereka punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Martin unggul di skill individu, sedangkan Awano menang dalam power. Sayang, karakter permainan mereka tidak sesuai dengan yang diinginkan pelatih.Mantan arsitek Persipur Purwodadi itu ingin gelandang bertahan yang punya kecepatan sekaligus kekuatan. ”Tim pelatih masih ragu-ragu. Daripada ragu-ragu, kami memutuskan untuk memulangkannya saja. Kami tidak mau memaksakan diri,” ungkapnya.Lebih lanjut Agung mengemukakan, manajemen dan pelatih tidak mau perekrutan pemain asing hanya untuk memenuhi kuota yang ditetapkan Badan Liga Indonesia (BLI). Jika kualitasnya masih meragukan sehingga tidak bisa mengangkat performa tim, lebih baik dipulangkan. ”Dengan dipulangkannya mereka, berarti pelatih dituntut untuk bisa memaksimalkan pemain lokal di posisi gelandang bertahan,” katanya.Rencananya, hari ini PSIS akan kembali kedatangan pelamar lokal untuk posisi gelandang bertahan. Agung belum tahu nama pemain itu. Hanya dia menyatakan pemain tersebut merupakan mantan personel Persibat Batang. Namun, lantaran ”Laskar Banteng Alas Roban” mengundurkan diri dari Kompetisi Divisi Utama, dia mengadu nasib di Semarang. Ke JakartaSementara itu, empat pemain asing mulai besok akan menjalani tes kesehatan dan fisik sesuai ketentuan Badan Liga Indonesia. Tes kesehatan dilakukan di Rumah Sakit Siaga Raya, Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Sedangkan tes fisik akan dilakukan di kampus Universitas Negeri Jakarta (UNJ).Keempat ekspatriat tersebut adalah Edson Leonardo, Alex Daniel, Gaston Castano dan Borgondo Salomon. Mereka dijadwalkan mengikuti tes selama dua hari, Jumat hingga Sabtu (5/7) lusa. Direncanakan, Gaston cs akan berangkat ke Jakarta sore ini. ”Hari pertama mereka akan menjalani tes kesehatan. Besoknya, baru tes fisik,” kata Agung.Sesuai dengan ketentuan dari BLI, pemain asing yang telah didaftarkan diharuskan menjalani tes kesehatan dan fisik. Hasil dari kedua tes tersebut, menjadi salah satu kelengkapan administrasi yang harus dipenuhi oleh seorang pemain. Jika gagal pada kesempatan pertama, BLI masih memberikan dua kali kesempatan lagi untuk menjalani tes.Namun demikian, Agung optimistis empat pemain asingnya lolos. Hal itu didasarkan pada kemajuan dari latihan yang selama ini dilakukan. Ditambahkannya, yang mungkin dirasakan berat adalah tes fisik karena seorang pemain harus mencapai standar Vo2Max yang ditetapkan oleh BLI. (H13, H54-22/Suara Merdeka)

0 comments: