Saturday, 7 June 2008

Drill Mbamba

Drill Khusus untuk Mbamba-Serge
MALANG - Subur atau tidaknya sebuah tim tergantung kepada striker yang dimilikinya. Menyadari hal itu, pelatih Arema Bambang Nurdiansyah memberikan drill khusus kepada duet strikernya Emaleu Serge dan Emile Bertrand Mbamba.Duo Kamerun tersebut kemarin mendapatkan porsi latihan tersendiri dari Bambang. Dalam latihan di lapangan luar Stadion Gajayana itu, Serge ataupun Mbamba diberi materi latihan melakukan tendangan dari berbagai sisi.Selain itu, mereka juga dilatih bagaimana memanfaatkan umpan silang. Plus melakukan tendangan voli keras yang akurat. "Mereka berdua merupakan andalan Arema untuk membobol gawang lawan di Superliga nanti," kata Bambang.Dia mempunyai optimistis tinggi, bila keduanya sudah sevisi dan mengerti keinginan rekannya, Serge dan Mbamba akan menjadi salah satu duet tersubur di Superliga. Namun, ada permasalahan yang akan dihadapinya bila salah satu striker asingnya tersebut mengalami cedera atau terkena akumulasi kartu kuning. Sebab, stok striker cadangan Arema hanya satu yakni Ali Usman."Pasti akan ada masalah. Namun, tentu ada solusinya," tandas dia.Untuk solusi, mantan pelatih PSIS Semarang tersebut sudah menyiapkan berbagai alternatif. Di antaranya adalah mendorong gelandang Arif Suyono menjadi striker. Selain Arif, pemain yang bisa didorong menjadi striker adalah Muhammad Bahtiar. "Posisi asli mereka adalah sayap, sama seperti Elie Aiboy atau Budi Sudarsono. Namun, mereka bisa dijadikan striker," lanjutnya.Menilik kebutuhan, sebenarnya Arema masih membutuhkan tambahan satu striker lokal lagi. Sesuai dengan budgeting awal belanja pemain, Arema sebenarnya ingin berburu 25 pemain. Empat pemain di antaranya adalah striker, dua asing dan dua lokal. Tapi hingga kini Arema hanya memiliki dua striker asing dan satu lokal.Namun, perburuan striker lokal sempat dihentikan karena sulitnya Arema berburu pemain. Itu karena Arema selalu kalah cepat dengan tim lainnya. Saktiawan Sinaga direbut Persik, Rahmad Rivai diambil Persitara, Ahmad Amiruddin ke PSM, dan Andika Yudhistira Lubis bertahan di PSMS.Akibat terlalu sering kalah cepat dengan tim lainnya, akhirnya manajemen Arema memutuskan untuk menghentikan perburuan striker. Apakah keputusan itu akan direvisi melihat kebutuhan tim saat ini? "Apakah kita butuh tambahan satu striker atau tidak tergantung nanti," terangnya. (fir/abm/rama)

0 comments: